This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label *Lenti Asita Sidauruk*. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label *Lenti Asita Sidauruk*. Tampilkan semua postingan

Selasa, 05 Maret 2019

Kehendak Bebas

Sayang, di luar sana akan kamu temukan wanita dari yang cantik sampai yang sangat cantik,
Dari yang baik sampai yang sangat baik, dari yang kaya sampai yang sangat kaya, dari yang pintar sampai yang sangat pintar dan sebagainya. Kamu memiliki kehendak bebas untuk berteman dengan siapa saja, bebas untuk bertemu siapa saja, bercanda dengan siapa saja dan bebas melakukan apa saja.

Kamu mungkin akan menyukai satu atau lebih dari orang yang kamu temui dan yang kamu kenal. Kamu mungkin akan menyayangi satu atau lebih orang yang kamu kenal. Kamu mungkin akan mengalami jatuh cinta atau mencintai seorang wanita lain yang baru kamu lihat. Atau kamu mungkin mencari cara untuk menemukan cinta yang lain untuk menghibur hatimu atau kamu mungkin juga berusaha mencari cinta sejatimu.

Saat kamu mengalami dan melakukannya kamu mungkin akan mencari cara untuk menghindar dariku, mencari cara untuk menjauh dariku, mencari cara untuk melupakanku, mencari cara untuk menutupi kebohongan dengan alasan sibuk dan lain sebagainya.

Kamu sangat punya banyak peluang dan kesempatan untuk melakukan atau mengalami hal-hal tersebut saat kamu jauh dariku.

Ku katakan padamu, doaku kepada Tuhan adalah saat cintaku padamu setiap hari selalu utuh, setiap hari mencintaimu, setiap hari merindukanmu, setiap hari mendoakanmu dan setiap hari jatuh cinta padamu maka saat itu aku masih percaya Tuhan masih memberkati hubungan kita, masih percaya kamu tidak melakukan atau mengalami hal yang membuat hilang kepercayaanku dan yang menyakiti hatiku.

Jika suatu hari semua perasaan dihatiku untukmu memudar, aku percaya sesuatu yang tidak kuinginkan dalam hubungan kita telah terjadi padamu.

Sayang, harapanku bijaksanalah sebelum dan saat bertindak. Ketika kamu tidak menyakiti kamu pun tidak akan tersakiti, ketika kamu tulus mencintai dan mengasihi kamu pun akan menerima cinta kasih yang tulus.


💙  I Love You Bae 💞


Kamis, 14 Februari 2019

Pelajaran Berharga


Mempunyai pacar yang perhatian, yang romantis dan penuh kejutan manis mungkin adalah impian semua perempuan di belahan bumi manapun. Tapi jangan heran kalau mempunyai pacar yang pembawaannya justru sebaliknya, karena tidak semua laki-laki bersifat romantic, perhatian dan penuh kejutan manis.

Sebelum mengetahuinya, saya mau sampaikan beberapa hal tentang laki-laki yang bersikap dingin :
-          - Tidak perhatian
-          - Tidak romantis
-          - Cuek
-          -Tidak humoris
-          - Jarang/tidak pernah menanyakan kabar duluan
-          - Jarang/tidak  pernah menghubungi/nge-chat duluan
-          - Kalau di chat kadang hanya di read saja
-          - Saat di chat tidak semua pertanyaan dijawab sedangkan pacarnya ingin semua pertanyaan di jawab
-          - Saat ngobrol lebih banyak menjawab daripada bertanya (artinya kurang feedback ke pasangan)
-          - Tidak memberikan update kondisi kepada pacar, sedangkan pacar ingin tahu segala aktivitas keseharian pacar
-          - Merasa tidak apa-apa meski tidak ada komunikasi dalam sehari bahkan dalam sebulan
-          - Memiliki rasa percaya yang tinggi kepada pasangan
-          - Tidak pencemburu
-          - Pada umumnya memiliki tingkat kesetiaan yang tinggi
-          - Dan lain sebagainya, tetapi laki-laki seperti itu tahu bagaimana cara mengungkapkan cinta dan kasih sayangnya dengan kesetiaanya dan dengan caranya yang tidak mudah untuk ditebak.

Mungkin masih ada beberapa hal yang menggambarkan sosok laki-laki yang memiliki sikap yang bersikap dingin, silahkan diingat-ingat sendiri.

Kamis, 28 Juni 2018

Senyum dan Salam Damai Kristus

Minggu, 24 Juni 2018 adalah merupakan salah satu Minggu yang sangat berkesan buat saya. Selain karena pembelajaran Krisma dimulai dapat berjumpa dengan sesama teman yang belajar Krisma setelah Minggu sebelumnya diliburkan karena libur idul fitri. Selanjutnya hal yang berkesan adalah karena kebetulan di Minggu tersebut dan di lokasi yang sama berlangsung dua kegiatan yaitu ada yang belajar Krisma dan ada yang mengadakan Seminar Spritualitas Ibu Teresa dengan pembicara utama yaitu Romo T. Krispurwana Cahyadi, SJ. 

Dari awal saya sudah merencanakan setelah belajar Krisma akan langsung mengikuti seminar tersebut karena sebelumnya sudah melihat jadwal seminar yang puji Tuhan ternyata saya masih bisa mengikuti seminar tersebut selama kurang lebih 70 menit.

Setelah selesai belajar Krisma dan sempat saling menyapa terhadap beberapa teman, saya menitipkan absensi saya dan berpesan kepada adik saya untuk mengurusnya karena saya buru-buru ke lantai dua untuk mengikuti seminar Spritualitas Ibu Teresa. 

Setelah mengisi absensi peserta seminar mewakili lingkungan, saya langsung masuk ke dalam ruangan. Saat masuk ruangan kesan pertama yang saya lihat dan rasakan adalah adanya kebahagiaan, sukacita, penuh senyum dan ketawa dari peserta seminar. Saya langsung mengarahkan pandangan ke sekeliling, berharap masih ada kursi kosong. Setelah mendapat kursi kosong persis di bagian tengah depan, saya langsung mengarahkan pandangan kepada Romo Kris yang sedang berbicara di depan. Setelah menyaksikan dan mendengarkan langsung saya pun mengerti mengapa suasana riuh dan penuh gelak tawa. 😁😁

Hal pertama yang saya dengarkan mengenai spiritual Ibu Teresa yang disampaikan oleh Romo Kris adalah mengenai *senyum*.

“Perdamaian dimulai dengan senyuman.”

Sebenarnya yang disampaikan Romo Kris sangat sederhana tapi menarik perhatian untuk disimpan dalam ingatan :
1. Ketika salam damai - sangat penting saya lebih dulu berdamai dengan diri sendiri supaya saya bisa memberikan senyuman kepada saudara/i yang duduk di sekeliling saya sewaktu salam damai. Supaya tepat ketika memberikan salam damai, saya mengatakan *Salam Damai Kristus* sembari memberikan senyuman hangat yang mendamaikan hati.. 😊😊
2. Ketika perayaan Ekaristi/Misa sudah selesai - sangat baik kalau saya menemui teman-teman, mengobrol dan saling menyapa satu sama lain (minimal say hello lah), jangan langsung pulang/berjalan lurus tanpa melihat kiri kanan/tanpa menyapa maksudnya hehe.. 😁😁

Mengapa demikian, karena ada poin penting yang seringkali kurang saya pahami yaitu sudah jelas disebutkan dalam doa tobat.... ;
Selain saya mengaku telah berdosa kepada Tuhan, saya juga mengaku berdosa kepada sesama. Dan selain kepada Bunda Maria, Para Malaikat dan Orang Kudus, saya juga memohon kepada sesama untuk mendoakan saya kepada Allah Tuhan kita.. 😇😇

Itu berarti bahwa saya mengikuti perayaan Ekaristi/Misa/beribadah itu hendaklah jangan individual/perseorangan/menyendiri tapi hendaknya saya mengikuti perayaan Ekaristi adalah untuk suatu kesatuan/kebersamaan dengan Tuhan Allah juga dengan sesama.. Saat perayaan Ekaristi saya membutuhkan sesama terlebih lagi membutuhkan Tuhan.. 😇😇

Oleh karena itu saya harus tersenyum dengan tulus dan harus saling menyapa satu sama lain (menjalin relasi yg mendamaikan hati dengan sesama banyak manfaatnya).. 😊😊


NB :
ΔΔ Tulisan ini bukan untuk diperdebatkan, tujuan yang paling utama adalah untuk mengingatkan saya sendiri (khususnya) akan pentingnya senyum dan berelasi yang baik dengan sesama terlebih lagi dalam anggota Gereja.. 😊😊
ΔΔ Tulisan ini ada karena terinspirasi dari seminar Spritualitas Ibu Teresa yg disampaikan oleh Romo T. Krispurwana Cahyadi, SJ.. 🙏😇
ΔΔ Tulisan ini adalah 1 (satu) hal penting dari sekian banyak hal yang disampaikan oleh Romo T. Kris, kebetulan saat ini saya sedanng tertarik untuk menulis tentang *senyum dan damai*.. 🙏😇


#JezuUfamTobie 🙏😇


@LentiAsitaSidauruk
















Jumat, 22 Juni 2018

Ucapan Syukur Mengalahkan Kekhawatiran


Hal yg dulu mengkhawatirkan adalah karena ada perbedaan yg pasti akan sulit utk disatukan. Bahkan membayangkannya sampai menakutkan karna jika terlena dapat menenggelamkan dan menghanyutkan.
Tapi seiring berjalannya waktu, atas karunia Sang pencipta semua kekhawatiran dan ketakutan perlahan sirna. Yg ada hanyalah kepasrahan hati utk menikmati karunia *cinta* yg telah dianugerahkan-Nya.
Perasaan saat ini adalah perasaan penuh syukur apalagi dalam lika-liku keseharian yg mengkhawatirkan yg telah *dianugerahkan* tetap ada.

Mencintai yg dicintai, meski terlihat banyak penghalang utk mendapatkan kemurniannya, bahkan dilengkapi dgn deru ombak, ketika masih ada niat utk menyentuhnya dan bersatu dgn kasih dan penuh perasaan serta tetap berjalan meski banyak waktu yg akan ditempuh pada akhirnya akan bisa sampai di tujuan.
Semua karena, oleh, dari dan untuk *CINTA*, terima kasih Sang Cinta.

B*E*R*S*A*M*B*U*N*G

#JezuUfamTobie

Senin, 29 Januari 2018

Sahabat Jadi Cinta

Mengetahui bahwa ada niatmu untuk datang ke sini membuat bahagia hati hampir tak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Sudah lebih dari dua tahun tak bertemu, rasanya itu sangat lama sekali. Tapi lucunya perasaan semakin ada ketika sudah terpisahkan oleh jarak. Semua itu karena masa kuliah sudah berakhir dan persahabatan kita nyaris terputus dengan kesibukan masing-masing.

Tapi yang namanya rasa sayang sebagai sahabat mampu menembus jarak yang begitu jauh didukung karna komunikasi melalui media sosial masih sangat mungkin dilakukan. Dan kenangan saat masih bersama ternyata semakin membuat perasaan menjadi awal keberanian untuk mengungkapkan perasaan masing-masing. Masih teringat jelas dalam ingatan bagaimana caranya ketika kamu mengungkapkan perasaanmu begitu juga sebaliknya. Bagaimana kata-kata yang diungkapkan semuanya adalah kebenaran. Dan tanpa rasa malu atau gengsi aku mengaku bahwa kamu adalah orang pertama yang menarik perhatianku pada saat di semester pertama masa kuliah kita sempat satu ruangan (karna kita beda jurusan). Dan perasaan tertarik yang aku rasakan sempat timbul tenggelam berhubung kita beda ruangan sampai beberapa semester dan berhubung di semester pertama juga aku mendapatkan seorang pacar dari senior kita.

Aku juga masih ingat waktu kamu sempat tidak percaya atas pengakuanku karna tertarik kepadamu sejak dari semester pertama. Hingga akhirnya aku berhasil meyakinkan kamu bahwa semua itu benar adanya. Dan ku beranikan diri untuk menanyakan sejak kapan kamu menyukai aku. Kamu tidak ingat persis kapan, kamu hanya ingat waktu kita kembali satu ruangan dan seiring berjalannya waktu kita bersahabat dengan beberapa orang yang lainnya. Yang buat hati syok adalah saat kamu sering bercandain aku, saat kamu suka buat aku jengkel, saat aku dibullying untuk bercandaan, saat aku selalu berpikir lambat, saat kepolosanku selalu membuatku banyak bertanya, saat aku sering minta bantuanmu, saat aku sering menjadi boncenganmu saat kelompok belajar kita *kelompok Katezz* jalan-jalan, makan bersama dan lainnya. Sungguh ada alasan yang sempat buat kaget dan selebihnya kedengaran manis dan menyenangkan. Ntahlah, kira-kira seperti itu yang aku pahami dari pengakuanmu, kebenarannya kapan dan karna apa perasaan itu muncul hanya Tuhan dan kamu yang tahu itu.

Waktu terus berjalan dan pekerjaan kita membuat jarak diantara kita semakin jauh. Tapi mendengar kabar bahwa kamu akan menyusul datang ke kota dimana aku bekerja rasanya sungguh sangat bahagia. Rasanya seperti mimpi, setiap hari berharap dan berdoa semoga apa yang kamu rencanakan segera terwujud bukan hanya supaya karena kita akan bisa bertemu tapi berharap pendidikan tambahan yang kamu tempuh saat ini benar-benar mendatangkan berkat dan kebaikan untuk masadepanmu yang lebih baik, bahagia dan sukses.

Sejak mendapat kabar yang kamu sampaikan membuat perasaan rindu di hatiku semakin menggebu-gebu. Aku harus jujur bahwa aku sudah sangat tidak sabar bisa bertemu kangen denganmu. Ingin ku merasakan kehangatan dekapanmu, kelembutan genggaman tanganmu, ingin ku menguji perasaanku sendiri senyaman apa hati dan perasaanku ketika berada dekat denganmu dan ingin ku mendengar seberapa kencang jantungku berdetak berada disampingmu. Dan karena begitu banyak cerita yang ingin ku beritahukan kepadamu dan karena begitu banyak cerita yang ingin ku dengarkan darimu.

Kamu adalah seseorang yang sangat aku rindukan saat ini, seseorang yang kabarnya slalu ku nantikan saat ini, jika obrolan sudah dimulai rasanya tak ingin berhenti dan sejujurnya kepribadianmu yang cool, yang cuek, yang tidak romantis dan yang spontanitas sebenarnya adalah yang tidak aku sukai tapi hal itu pula yang membuat hatiku semakin penasaran sebenarnya bagaimana perasaanmu terhadap aku. Meskipun dahulu kamu mengatakan bahwa aku adalah pacar bagimu.


*#*#*#*#*#B E R S A M B U N G*#*#*#*#*#

Senin, 25 Desember 2017

Berbagi Kasih - Sukacita Sambut Natal 2017

Berbagi Kasih Menyambut Kelahiran Sang Juru Selamat
Minggu, 24 Desember 2017

Momentum yg sangat penting dan berharga.  Berawal dari kegiatan setelah Misa sabtu sore tanggal 23 Desember 2017 saya, adik saya dan beberapa teman mau menghadiri ajakan salah satu teman yang mengundang kami undang datang ke rumahnya untuk makan bersama sederhana,  sharing beberapa hal dan buat games. Yang bisa bergabung sebanyak 13 orang termasuk satu orang tuan rumah.

Sesampainya di rumah kami mempersiapkan makanan yang sejak siang sudah dimasak oleh beberapa teman. Setelah semuanya berkumpul kami makan bersama,  lanjut sharing pengalaman masing-masing,  resolusi masing2 di tahun 2018 nanti dan tak ketinggalan menghabiskan waktu dengan buat games Truth or Dare sampai sepakat untuk tidur (karena sudah ngantuk dan larut malam). Saya, adik saya dan beberapa teman sudah sepakat untuk menginap dan 4 orang teman harus pulang ke rumah masing-masing.

Keesokan harinya kami menyempatkan diri untuk olahraga santai,  dan sepulang olahraga kami mempersiapkan makanan yang akan kami berikan kepada saudara-saudari (maaf pemulung).

Awalnya saya dan adik saya masih belum tau mau kemana.  Kami ikut saja selagi ada waktu luang.  Beruntung  rasanya bisa bergabung dalam kegiatan Berbagi Kasih, berbagi sukacita menyambut Hari Raya Natal bersama sahabat-sahabat OMK PITC (Paroki Ibu Teresa Cikarang). 

Setelah selesai mempersiapkan bekal makan siang, kemudian kami berangkat dengan mengendarai 2 mobil  dan salah satu teman menggunakan sepeda motor untuk mendahului  kami karena akan survey lokasi yang akan kami tuju terlebih dahulu.

Di perjalanan,  tepatnya di dekat kampus BSI kami sempat berhenti untuk memberikan sebungkus nasi kepada seorang Bapak (maaf yang kerjanya mulung). Tapi berhubung  si Bapak berjalan lumayan cepat dan kami masih membicarakan sesuatu bersama tim, si Bapak sudah terlanjur  jauh.  Jadi kami sepakat untuk naik mobil mengejar si Bapak sampai di dekat simpang tol Cikarang Barat.  Kami berhenti beberapa meter di belakang si Bapak.  Saya dan adik saya bertugas untuk mengejar si Bapak dan memberikan kepada si Bapak sebungkus nasi. 

Saya : Bapak.. Bapak.., saya berlari mengejar si Bapak sambil tetap memanggilnya.
Sontak saja si Bapak menoleh ke arah saya dan sedikit terkejut tapi si Bapak memutuskan berhenti. 
Saya : siang Pak,  maaf ya Pak buat Bapak terkejut.  Ini Pak,  mohon  diterima ya Pak,  ini ada sedikit rezeki mohon diterima ya Pak untuk makan siang Bapak.  Dimakan ya Pak. 
Si Bapak tersenyum sembari mengatakan : terima kasih  ya neng,  terima kasih.

##**##**##**##

Setelah saya dan adik saya kembali ke mobil,  kami melanjutkan perjalanan ke tempat yang sudah di survey oleh salah satu teman kami.  Saat tiba di lokasi kami melihat teman kami sudah menunggu kami.  Dan sempat berkoordinasi sebentar dengan keluarga yang akan kami kunjungi.

Dan setelah selesai koordinasi kami langsung ke lokasi dengan membawa bekal makan siang yang telah kami siapkan dari rumah dan ternyata teman kami ada yang membawa pakaian bekas yang masih layak pakai untuk diberikan kepada adik-adik yang akan kami temui. 

Saat kami sampai di lokasi tempat saudara-saudari tersebut berkumpul, kehadiran kami disambut dengan sangat hangat,  berusaha memberikan tempat terbaik untuk kami duduki. Meskipun kami menolak dengan lembut tapi Bapak/Ibu tersebut dengan ramah tetap mempersilahkan kami untuk duduk. Akhirnya kami duduk sembari mengeluarkan makanan dan membagikannya kepada mereka sekaligus memberikan pakaian untuk adik-adik yang ada di sana. 

Sembari mereka makan,  kami sambil mengobrol. Beberapa teman cewek menyuapi adik-adik yang masih kecil. 

Obrolan yang paling menarik buat saya adalah ketika beberapa Bapak bercerita tentang kerasnya kehidupan dulu dan sekarang,  karena kebanyakan dari mereka membuat tempat tinggal di pinggiran sungai Kalimalang atau dibalik tembok pembatas sungai Kalimlang dengan jalan raya (tepatnya di dekat simpang Tegal Gede arah ke Pasir Limus)  tapi mereka terlihat bahagia dan mensyukuri hidup. 

Dan obrolan yang paling memprihatinkan menurut saya adalah ketika salah satu teman menanyakan kepada seorang Ibu bagaimana mereka mandi, masak dan nyuci.  Ternyata si Ibu mengatakan mereka mandi,  nyuci pakaian dan piring menggunakan air dari sungai Kalimalang.  Sontak saja kami terkejut,  tak tahan mendengarnya air mata saya keluar.  Bagaimana mungkin masih ada orang yang harus mandi dan nyuci dengan air kotor yang sudah jelas terkontaminasi?? Rasanya sangat sedih dan memprihatinkan, tapi sangat bahagia seburuk apapun keadaan Tuhan pasti selalu pelihara mereka dengan kesehatan mereka.
Hari itu kami (khususnya  saya)  belajar banyak hal dari mereka, yaitu tetap semangat,  pantang menyerah dalam kondisi seburuk apapun tetap percaya kepada penyelenggaraan Tuhan,  tetap bersyukur bisa tinggal ditempat yang layak,  bisa bebas menggunakan air bersih,  ada penerangan listrik dan hal lainnya, selalu berbagi,  belajar peka terhadap orang lain dan lingkungan serta belajar untuk selalu membantu siapa pun yang membutuhkan bantuan tanpa memandang mereka dari segi apapun.

####****####

Deo Gratias, syukur kepada Allah atas kesempatan yang diberikan saya khususnya dapat pengalaman yang sangat luar biasa dan tak ternilai harganya.

Di bawah ini beberapa dokumentasi kunjungan Kasih kami. Semoga dapat bermanfaat dan dapat menginspirasi khususnya untuk kaum muda (Orang Muda Katolik) dimanapun berada.























Kami mewakili  OMK Paroki Cikarang Gereja Ibu Teresa mengucapkan Selamat Hari Natal 25 Desember 2017 dan Selamat Menyambut Tahun Baru 2018.

*Hendaklah Damai Sejahtera Kristus Memerintah Dalam Hatimu* - Kolose 3 : 15


BERKAH DALEM
TUHAN MEMBERKATI KITA SEMUA
By : Lenti Asita Sidauruk

Kamis, 18 Agustus 2016

Happy Holiday - 17 Agustus 2016

Menikmati liburan perayaan besar Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 71.
Rabu, 17 Agustus 2016 - @ Taman Bunga Nusantara - Bogor
MERDEKA.. MERDEKA..
INDONESIA MERDEKA..
MAJU, JAYA, SEJAHTERA DAN DAMAILAH INDONESIAKU..
TUHAN MEMBERKATI INDONESIA.